Rombongan Dakwah Islam FPI Dipersekusi Sekelompok Orang Di Tarakan

Sabtu, 14 Juli 2018

Faktakini.com, Jakarta - Viral beredar berita Broadcast dan Video di Media Sosial terutama di Group-Group Whats App bahwa kedatangan rombongan dakwah Islam FPI pada hari ini, Sabtu 14 Juli 2018 dihadang dan dipersekusi oleh sekelompok orang di Bandara Tarakan, Kalimantan Utara.

Sebagai berikut BC yang viral tersebut:

*Breaking News* 30an Preman Ka*** Persekusi Rombongan FPI Di Tarakan

Kelompok anarkis, intoleran dan anti Kebhinnekaan kembali membuat ulah di negeri Indonesia tercinta ini.

Pagi ini, Hari Sabtu tanggal 14 Juli 2018 pagi, sekitar 30an orang diduga Preman yang mayoritasnya adalah orang Ka*** melakukan penghadangan dan persekusi terhadap rombongan pengurus FPI yang tiba di Bandara Tarakan, Kalimantan Utara.

Massa (diduga) preman ka*** nampak begitu beringas dan seperti lupa bahwa di Kalimantan Utara umat Islam adalah Mayoritas dengan jumlah 65,75 Persen, sementara pemeluk Kristen Protestan hanya 25,17 Persen dan Katolik lebih sedikit lagi hanya 7,60 Persen.

Massa (diduga) perusuh nampak begitu bebas masuk ke area Bandara dan itu semua dibiarkan oleh aparat. Sementara umat Islam yang bersiap menjemput rombongan FPI dihadang, dilarang masuk ke area Bandara oleh aparat.

Aparat kemudian memutuskan memulangkan Waketum DPP FPI KH Ja'far Shiddiq bersama rombongan ke Jakarta tanpa mendiskusikan sama sekali dengan pihak FPI Kalimantan Utara.

Padahal sekitar 6 bulan lalu Waketum FPI bersama Habib Hanif Alatas datang ke Berau yang bersebelahan dengan Tarakan untuk menghadiri Tabligh Akbar dan pelantikan FPI disana, dan acara tersebut berjalan lancar dihadiri ribuan umat Islam Berau dan tidak mendapat gangguan sama sekali.


Karena itu *SIAPA* Aktor Intelektual yang mengerahkan (diduga) puluhan preman ini melakukan aksi brutal, anarkis dan intoleran ini?