Prabowo-Sandi Menang, Relawan Di Klaten Adakan Tasyakuran Dan Munajat
Ahad, 5 Mei 2019
Faktakini.net, Klaten - Relawan pasangan Prabowo-Sandi mengadakan tasyakuran dan munajat atas kemenangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 17 April 2019 lalu di Gedung Serbaguna Al Islam Desa Tempursari, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Senin (29/4/2019).
Acara tasyakuran dan munajat ini dihadiri ratusan relawan dan pendukung pasangan 02. Sedianya, acara tasyakuran dan munajat ini akan dihadiri Ustadz Haikal Hasan. Namun, panitia mendadak mengabarkan bahwa Ustadz Haikal Hasan batal hadir karena persoalan teknis.
Ketua panitia tasyakuran dan munajat, Bagyo Supriyanto menyampaikan, berdasarkan hasil perhitungan real count C1 dari internal Badan Pemenangan Nasional (BPN), serta riset dari sejumlah lembaga survey dan para saksi dari partai politik pengusung, pasangan Prabowo-Sandi berhasil memperoleh kemenangan pada Pilpres 2019 ini.
“Pasangan Prabowo-Sandi berhasil memperoleh 63 persen suara. Ini yang kita yakini. Maka, BPN menginstruksikan kepada kita untuk mengadakan tasyakuran atas kemenangan Pilpres itu,” katanya.
Wakil Ketua KOPASSANDI Klaten Divisi Sosialisasi itu menyatakan, atas kemenangan pasangan Prabowo-Sandi ini, maka BPN menginstruksikan kepada daerah agar mendirikan posko kemenangan, bukan posko pemenangan. Selain itu, para relawan juga diminta untuk mengawal perolehan suara Prabowo-Sandi.
“Di Jawa Tengah suara Prabowo-Sandi memang kalah. Tetapi secara nasional, Prabowo-Sandi menang berdasarkan perhitungan real count,” ujarnya.
Acara tasyakuran dan munajat ini diisi dengan sambutan dan tausiyah serta sholat berjamaah. Diantaranya tausiyah dari Ustadz Abu Fakih, Ustadz Syukri Fadholi, Ustdaz Anton Tabah, serta Ustadz Haikal Hasan melalui video call. Sedang munajat dibawakan oleh Habib Ahmad Asegaf.
Sumber : wartakita.org
Faktakini.net, Klaten - Relawan pasangan Prabowo-Sandi mengadakan tasyakuran dan munajat atas kemenangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 17 April 2019 lalu di Gedung Serbaguna Al Islam Desa Tempursari, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Senin (29/4/2019).
Acara tasyakuran dan munajat ini dihadiri ratusan relawan dan pendukung pasangan 02. Sedianya, acara tasyakuran dan munajat ini akan dihadiri Ustadz Haikal Hasan. Namun, panitia mendadak mengabarkan bahwa Ustadz Haikal Hasan batal hadir karena persoalan teknis.
Ketua panitia tasyakuran dan munajat, Bagyo Supriyanto menyampaikan, berdasarkan hasil perhitungan real count C1 dari internal Badan Pemenangan Nasional (BPN), serta riset dari sejumlah lembaga survey dan para saksi dari partai politik pengusung, pasangan Prabowo-Sandi berhasil memperoleh kemenangan pada Pilpres 2019 ini.
“Pasangan Prabowo-Sandi berhasil memperoleh 63 persen suara. Ini yang kita yakini. Maka, BPN menginstruksikan kepada kita untuk mengadakan tasyakuran atas kemenangan Pilpres itu,” katanya.
Wakil Ketua KOPASSANDI Klaten Divisi Sosialisasi itu menyatakan, atas kemenangan pasangan Prabowo-Sandi ini, maka BPN menginstruksikan kepada daerah agar mendirikan posko kemenangan, bukan posko pemenangan. Selain itu, para relawan juga diminta untuk mengawal perolehan suara Prabowo-Sandi.
“Di Jawa Tengah suara Prabowo-Sandi memang kalah. Tetapi secara nasional, Prabowo-Sandi menang berdasarkan perhitungan real count,” ujarnya.
Acara tasyakuran dan munajat ini diisi dengan sambutan dan tausiyah serta sholat berjamaah. Diantaranya tausiyah dari Ustadz Abu Fakih, Ustadz Syukri Fadholi, Ustdaz Anton Tabah, serta Ustadz Haikal Hasan melalui video call. Sedang munajat dibawakan oleh Habib Ahmad Asegaf.
Sumber : wartakita.org