Wiranto Ngaku Mau Dibunuh, Fahri Hamzah: Saya Malah Sudah Dikepung Pake Parang Pak, Tapi Hukum Diam!
Rabu, 29 Mei 2019
Faktakini.net, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah menanggapi pernyataan Menko Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengenai rencana pengungkapan dalang yang memerintahkan untuk membunuh empat tokoh nasional.
Menurut Fahri, hukum tidak pernah bertindak saat ancaman pembunuhan diarahkan terhadap dirinya.
Melalui akun twitternya @FahriHamzah, dia menyampaikan pernah diancam pembunuhan. Bahkan Fahri menyebut pernah dikepung dengan parang dan panah. Tapi saat itu, hukum diam saja.
"Saya pernah juga pak.. Bahkan dikepung pakai parang, tombak dan panah," katanya.
Bahkan menurut Fahri, dirinya juga pernah jadi target pembunuhan dengan imbalan atau sayembara pembunuhan. Tapi lagi-lagi saat itu hukum diam.
"Pernah diancam sayembara pembunuhan. Saya pejabat juga. Hukum diam saja," katanya.
#ArahBaru2019
✔
@Fahrihamzah
Saya pernah juga pak...
Bahkan dikepung pakai parang, tombak dan panah...
Pernah diancam sayembara pembunuhan..
Saya pejabat juga...
Hukum diam aja..
😁😁
detikcom
✔
@detikcom
Wiranto menyatakan dalang yang memerintahkan untuk membunuh 4 tokoh nasional sudah diketahui identitasnya. Kapan akan diungkap? #aksi22mei
Fahri juga menanggapi pernyataan Wiranto bahwa ancaman terhadap empat tokoh nasional adalah pertaruhan kredibilitas Polri. Menurut Fahri, pertaruhan soal apa. Banyak ancaman juga datang terhadap mereka yang mengkritik pemerintah, tapi pemerintah justru diam saja.
"Pertaruhan apa Pak? Tiap hari ada ancaman ke lawan sampeyan diam aja. Begitu kalian yang diancam sedikit saja.. ampun deh.." katanya.
Terkait dengan apa yang terjadi di negara ini, Fahri mempertanyakan para intelektual dan para pejuang demokrasi serta HAM yang terkesan diam saja.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memang pernah nyaris terbunuh saat sekitar seribuan massa mendobrak pintu keluar penumpang Bandara Sam Ratulangi Manado, Sabtu (13/5/2017).
Desakan massa beringas membawa parang itu membuat pintu keluar yang terbuat dari kaca pecah dan ambruk.
Massa yang juga disertai dengan penari Kabasaran yang membawa parang panjang merengsek ke bagian pengambilan bagasi.
Sambil berteriak-teriak mereka menuju ke tempat parkir pesawat untuk mencari Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, namun alhamdulillah beliau selamat.
Foto: Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah
Sumber: Viva.co.id