NU Minta Jatah Menteri Ke Jokowi, Gus Sholah: Sudah Terlalu Jauh Masuk Politik! Jadi Partai Saja!





Rabu, 31 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH Sholahudin Wahid atau Gus Sholah, mengkritik PB Nahdlatul Ulama (NU) yang meminta-minta jatah Menteri ke Jokowi. Gus Sholah pun meminta NU kembali ke khittah atau asalnya sebagai bagian dari masyarakat sipil.

Menurutnya, NU sekarang sudah masuk ke dunia politik terlalu jauh karena ada yang meminta jatah menteri ke Presiden Jokowi.

Gus Sholah, panggilan akrabnya, ini bahkan tidak segan meminta NU menjadi partai apabila terjun sangat jauh pada perpolitikan Indonesia.

"Saya pikir organisasi NU terlalu jauh masuk dalam kegiatan politik. Bahkan meminta jatah menteri, kalau mau begitu jadi partai saja," kata Gus Sholah yang juga tokoh NU di Pekalongan Jawa Tengah, Rabu (17/7/2019).

Gus sholah menambahkan jika ia sudah bertemu sejumlah petinggi NU meminta agar tidak masuk terlalu dalam ke dunia politik. Apalagi meminta jatah menteri kepada presiden yang sangat disayangkan.

"NU itu didirikan untuk melayani umat Islam di Indonesia, bukan untuk menguasai umat, yang dimaksud dangan kembali ke khittah seperti itu," tambahnya.

Gus Solah bersama sejumlah tokoh penting NU seperti KH Nasihin, Kiai Thoha, Kiai Rozi dan yang lainnya menghadiri acara Halaqah Komite Khittah Nahdlatul Ulama (NU) 1926 ke-9 digelar di Gedung Koperasi Batik Pekajangan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Foto: Gus Sholah 

Sumber: kompas.com