Warga Bali Kecam PGN Ormasnya Gus Nuril Karena Tolak Doa Bersama Untuk Palestina Dan Uighur



Senin, 30 Desember 2019

Faktakini.net

*KLARIFIKASI DARI PARA ORMAS MENYIKAPI UNDANGAN JUMPA PERS YANG DILAKSANAKAN OLEH PGN TERKAIT AKSI PENOLAKAN PADA ACARA DOA BERSAMA DI HOTEL PRINCES KEISHA DENPASAR*


Ijin melaporkan.

1. Pada hari Sabtu tanggal 27 Desember 2019 pukul 10.50 Wita bertempat di Griya Manuaba Jl Bukit Indah I, Padangsambian Kaja, Kec. Denpasar Barat, Kota Denpasar, telah dilaksanakan Klarifikasi Dari Para Ormas Menyikapi Undangan Jumpa Pers Yang Dilaksanakan Oleh PGN Terkait Aksi Penolakan Pada Acara Doa Bersama Untukmu Palestina dan Uyghur Di Hotel Princes Keisha yang diselenggarakan oleh Ormas Pekat Bali yang dipimpin oleh Ketua Dpw Pekat Bali (IB Alit Manuaba, S, Sos) dan di hadiri sekitar 30 orang.

2. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain.

a. Ketua Pekat Bali (IB Alit Manuaba, S, Sos)
b. Dantim Deninteldam (Letda Inf Tejo)
c. Ketua Yayasan Tirto Kauripan Nusantara pusat (Romo Cipto).
d. Ketua Yayasan Tirto Kauripan Nusantara Bali(Gus Kharim)
e. Ketua Forum Peduli NKRI (Moka Jatmika)
f. Ketua Dkk Dpw Pekat Bali (Aji Tato)

3. Rangkaian kegiata sbb :

a. Pukul 10.50 Wita acara di buka oleh Ketua Dkk Dpw Pekat Bali yang intinya :

1) kami selaku Ormas Pekat sangat mengecam adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh PGN pada saat melaksanakan aksi menolak Acara Doa Bersama untuk palestina dan uyghur di Hotel Princes Keisha.
2) Kami disini berkumpul untuk mengklarifikasi pada saat jumpa pers oleh PGN pimpinan Gus Yadi karena pada saat itu kami brnar benar kecolongan dan merasa tertipu karena pada saat itu kami di undang hanya untuk ngopi bareng dan tidak ada untuk membahas masalah aksi yang dilaksanakan oleh PGN pimpinan Gus Yadi
3) Tindakan dari PGN adalah tindakan yang salah dan dapat memecah persatuan di Bali dab Kami dari Pekat dan Ormas yang yang hadir saat ini akan menentaang setiap kegiatan yang dapat menghancurkan  persatuan dan kesatuan di Bali.
4) Ini merupakan menjadi pembelajaran bagi kami dan apabila ada suatu kejadian akan kami kordinasi dengan Tni Polri karena memang kita selalu bergerak stelah melaksanakan kordinasi tengan TNI Polri dan jujur aja kami berul2 kecolongan dan ini telah merusak citra dan nama kami sebagai ormas yang selalu terdepan dalam menjaga persaruan dan kesatuan khususnya di Bali.

b. Pukul 11.10 Wita penyampaian dari Dantim Deninteldam (Letda Tejo) yang intinya :

1) kami sangat mengapresiasi acara klarifikasi yang dilaksanakan oleh Pekat dan kami hanya berpesan agar setiap ada kejadian yang belum tau kebenarannya tolong segera kordinasi dengan kami khususnya aparat Tni dan Polri.
2) Kita disini saling kerjasama dalam menjaga stabilitas keamanan di Bali ini dan jangan mudah terprovokasi dengan berita yang belum diketahui kebenarannya.

c. Pukul 11.15 Wita penyampaian dari Gus Kharim (Yayasan Tirto Kauripan Nusantara Bali) Yang intinya saya merasa di bohongi oleh PGN pimpinan Gus Yadi karena pada saat itu saya juga di undang dan hadir dalam acara tersebut tapi jujur itu hanya untuk ngopi bareng dan ternyata tidak demikian dan kami sesalkan dan sangat membuat kami malu.

d. Pukul 11.20 Wita penyampaian dari Ketua Pekat Bali (IB Alit Manuaba, S, Sos) yang intinya :

1) saya sebagai ketua Pekat Bali sangat kecewa dengan kejadian yang dilakukan oleh PGN pimpinan Gus Yadi dan ini sangat berbahaya terhadap keutuhan persatuan dan kesatuan di Bali.
2) Apa yang dilaksankan oleh PGN telah merusak citra kami sebagai Ormas yang selalu berada terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan di Bali.
3) Untuk permasalah ini kami sudah klarifikasi juga ke Pihak Polda agar permasalah ini bisa diambil suatu tidakan.

e. Pukul 11.38 Wita melaksankan Yel Yel oleh Pekat Bali

f. Pukul 11.40 Wita penyampaian dari Moka Jatmika (Ketua Forum Peduli NKRI Bali) yang intinya dengan adanya kejadian PGN kemarin kalau bisa kita berkumpul lagi untuk membuat suatu piagam yang menjadi bukti bahwa kita adalah ormas yang benar benar berada tetdepaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan di Bali.

g. Pukul 11.45 Wita penyampain dari Ketua Dkk Dpw Pekat Bali (Aji Tato) yang intinya saya disini akan menyimpulkan bahwa kami yang kemarin di undang oleh PGN pimpinan Gus Yadi tidak tau menahu dan kami diundang untuk sekedar ramah tamah dan ngopii bareng dan tidak ada maksud untuk mendukung kegiatan aksi dari PGN tersebut.

h. Pukul 11.50 Wita prnyampaian dari Dantim DenInteldam (Letda Tejo) yang intinya:

1) kami hanya memberikan pengetahuan kepada kawan kawan ormas agar tidak salah dalam bertindak dan untuk kawan kami Sahabat Subuh itu sudah kami ikuti sejak lama dan tidak ada yang berbau radikal dan tindakan mereka sangat mulia karena hanya bergerak di bidang keagamaan yaitu dengan menggalakkan sholat subuh dan kegiatan sosial.
2) Kami juga menyampaikan apa yang disampaikan oleh Gus Yadi sangat tidak benar dan bersifat provokatif.
3) mengenai Acara Doa Bersama di Hotel Princes Keisha tersebut sudah memperoleh ijin dari Polda jadi tidak benar kalau acara tersebut tidak memperoleh ijin.

i. Pukul 12.05 Wita penyampaian dari Moka Jatmika (Ketua Forum Peduli NKRI) yang intinya :

1) untuk kedatangan Gus Nuril tu emang saya tau karena sebelum ke bali sempat hubungi saya dengan tujuan berlibur.
2) Sebelumnya sudah saya ingatkan gusyadi bahwa kita pernah punya pengalaman terhadap Ust Abdul Somad dan selalu ga di anggap oleh Gusyadi malah saya di bilang ga Nkri dan nomornya saya diblokir.
3) Akhirnya ini terjadi lagi dan sudah saya kordinasi ke  Gus Nuril dan memang pada saat itu emag kita adakan pertemuan tapi cuma gus nuril, gusyadi dan saya tetapi saya kaget pada saat pertemuan kok pimpinan ormas pada hadir semua dan itu diluar yang saya bayangkan.

j. Pukul 12.17 Penyampain dari Ketua Dkk Dpw Pekat Bali (Aji Tato) yang intinya untuk PGN itu sangat baik cuma pimpinannya yang tidak jelas maka kami minta kepada Bpk Moka Jatmika (Ketua Forum Peduli NKRI) yang dekat dengan pimpinan PGN agar pimpinan PGN Bali agar diganti karena kalau tidak bisa akan berbenturan dengan Pekat Bali.

k. Pukul 12.20 Wita yang intinya ini juga sudah menjadi atensi kami dan akan kami sampaikan ke pimpinan PGN (Gus Nuri) agar di sikapi untuk pimpinan PGN Bali di ganti.

l. Pukul 12.24 Wita ramah tamah

m. Pukul 12.45 sesi foto bersama

n. Pukul 13.30 Wita acara Klarifikasi Dari Para Ormas Menyikapi UndanganJumpa Pers Yang Dilaksanakan Oleh PGN Terkait Aksi Penolakan Pada Acara Doa Bersama Di Hotel Princes Keisha yang diselenggarakan oleh Pekat Bali selesai, berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

Catatan.

1. Acara Klarifikasi Dari Para Ormas Menyikapi Undangan Jumpa Pers Yang Dilaksanakan Oleh PGN Terkait Aksi Penolakan Pada Acara Doa Bersama Di Hotel Princes Keisha yang diselenggarakan oleh Ormas Pekat Bali bertujuan untuk mengklarifikasi bahwa kami ormas yang hadir dalam acara jumpa pers tersebut tidak ada hubungannya dengan Aksi penolakan oleh PGN pimpinan Gusyadi dan kami di undang untuk sekedar silaturahmi dan hanya ngopi bareng karena pada acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan PGN pusat (Gus Nuril) dan mengutuk keras aksi yang lakakukan oleh PGN pimpinanan Gusyadi.

2. Klarifikasi Dari Para Ormas Menyikapi Undangan Jumpa Pers Yang Dilaksanakan Oleh PGN Terkait Aksi Penolakan Pada Acara Doa Bersama Di Hotel Princes Keisha yang diselenggarakan oleh Ormas Pekat Bali mendesak pihak keamanana untuk mengambil tindakan terkait aksi tersebut dan mendesak kepada pimpinan PGN pusat untuk mengganti pimpinan PGN Bali karena sudah membuat kegiatan yang tidak mencerminkan Ormas yang selalu menjaga persatuan dan kesatuan khususnya di Bali.

Dump.