Anies Minta Warga DKI Waspada dan Bahu Membahu Hadapi Potensi Banjir di Tengah Pandemi

 



Rabu, 4 November 2020

Faktakini.net

Anies Minta Warga DKI Waspada dan Bahu Membahu Hadapi Potensi Banjir di Tengah Pandemi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai bersiap mengantisipasi datangnya banjir. Mengingat Indonesia telah memasuki musim penghujan. Setidaknya ada dua tantangan besar yang harus dihadapi oleh Jakarta di musim penghujan tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam agenda apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan di lapangan JICT, Jakarta Utara, Rabu (4/11/2020).

Dalam arahannya, Anies mengatakan, saat ini Jakarta harus siap menghadapi musim penghujan dan potensi banjir di tengah pandemi corona. Pasalnya, di tengah pandemi, penanganan banjir harus dipastikan tetap aman dan minim dari risiko penularan. 

"Dalam suasana pandemi ini tantangan yang dihadapi makin besar ketika musim hujan masuk ke kawasan Indonesia," ujar Anies dikutip dari Kumparan.com, Rabu (4/11/2020). 

Tak hanya itu, Anies melanjutkan Jakarta juga harus siap menghadapi dampak fenomena La Nina. Sebab La Nina akan mempengaruhi curah hujan di Jakarta dengan membuat curah hujan semakin tinggi.

"Tahun ini tantangan itu bertambah dengan adanya fenomena La Nina yang membuat curah hujan yang akan turun di kepulauan nusantara ini menjadi meningkat amat lebih besar," ujarnya. 

Anies lantas meminta seluruh pihak waspada, siap, dan saling bahu membahu dalam menghadapi musim penghujan di Jakarta. Sehingga potensi banjir bisa dicegah dengan maksimal. 

"Memasuki musik hujan kita harus memiliki tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi tiga kata kunci yang harus menjadi pegangan kita. Satu siaga, dua tanggap, tiga galang," terangnya.

Perlu diketahui, Kegiatan Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh komponen pemerintah dan juga masyarakat dalam menghadapi bencana di musim penghujan, seperti longsor, banjir dan lain-lain. Selain itu juga memberikan pemahaman untuk mengantisipasi terjadi bencana ini merupakan salah satu upaya dalam pengurangan risiko bencana.