Anies Bawa Jakarta Satu-Satunya Provinsi Raih Harmony Award Dari Kemenag, Masih Difitnah Intoleran?

 





Sabtu, 9 Januari 2021

Faktakini.info

𝐀𝐧𝐢𝐞𝐬 𝐁𝐚𝐰𝐚 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐒𝐚𝐭𝐮-𝐬𝐚𝐭𝐮𝐧𝐲𝐚 𝐏𝐫𝐨𝐯𝐢𝐧𝐬𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐑𝐚𝐢𝐡 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐫𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐇𝐚𝐫𝐦𝐨𝐧𝐲 𝐀𝐰𝐚𝐫𝐝 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐊𝐞𝐦𝐞𝐧𝐚𝐠. 𝐌𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐅𝐢𝐭𝐧𝐚𝐡 𝐈𝐧𝐭𝐨𝐥𝐞𝐫𝐚𝐧?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka lembaran 2021 dengan prestasi. Kali ini Anies membawa Pemprov DKI menerima penghargaan Harmony Award dari Kementerian Agama RI.

Hebatnya, hanya Pemprov DKI Jakarta yang menerima penghargaan ini untuk kategori pemerintah daerah. DKI menerima Harmony Award bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta.

Penghargaan itu, diraih Pemprov DKI lantaran dianggap berhasil melakukan harmonisasi kehidupan beragama.

"Penghargaan ini membahagiakan karena ikhtiar kita selama ini untuk membangun kerukunan memang dijalankan denganmu serius walau tidak selalu tampak di depan publik dan pemberitaan," kata Anies dalam akun instagramnya, Rabu (6/1/2021).

Anies mengatakan, kesejukan dan harmoni di Jakarta kini bisa dirasakan oleh masyarakat dan kadang tak terasa apabila tidak terjadi kegaduhan.

"Kita biasanya tidak sadar bahwa kesejukan dan harmoni itu adalah kebutuhan bersama sampai muncul kegaduhan," tutur Anies.

Diibaratkan sebagai aliran listrik, kata Anies, saat menyala akan sangat jarang mengingat kerja keras dari pemasok listrik.

Namun ketika listrik mati, semua orang akan membicarakan pemasok listrik yang menghilang.

"Sama dengan harmoni, saat ada suasana kesejukan, keteduhan dan ketenangan di masyarakat biasanya kita tidak menyadari bahwa sebenarnya ada usaha serius di balik hadirnya suasana itu," imbuh Anies.

Anies lantas berterima kasih pada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta dan pemuka agama yang menjadi jembatan hadirnya harmonisasi tersebut.

"Dan terima kasih serta apresiasi kepada seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta yang telah bersama-sama bekerja keras menghadirkan suasana ini. Mari kita terus jaga hubungan harmonis ini, dan mari bersama-sama terus aktif menjaga kerukunan umat beragama di masyarakat Jakarta," tandasnya.

Oleh: Anton Supriadi, Warganet