Dahulukan Adab dan Etika, Anies Minta Izin ke Menkes Sebelum ke RS Fatmawati
Sabtu, 9 Januari 2021
Faktakini.info
𝐌𝐞𝐧𝐝𝐚𝐡𝐮𝐥𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐀𝐝𝐚𝐛 𝐝𝐚𝐧 𝐄𝐭𝐢𝐤𝐚, 𝐀𝐧𝐢𝐞𝐬 𝐌𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐈𝐳𝐢𝐧 𝐤𝐞 𝐌𝐞𝐧𝐤𝐞𝐬 𝐒𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐁𝐞𝐫𝐤𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠 𝐤𝐞 𝐑𝐒 𝐅𝐚𝐭𝐦𝐚𝐰𝐚𝐭𝐢
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berkunjung ke Rumah Sakit Fatmawati, yang terletak di Jl. RS. Fatmawati Raya No.4, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2021).
Kunjungan Anies tersebut bertujuan untuk menyemangati dan memberi dukungan terhadap petugas medis.
Ada yang patut dicontoh dari kunjungan Anies ke RS Fatmawati. Anies terlebih dahulu meminta izin kepada Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin sebelum ia berkunjung ke sana. Anies sadar betul bahwa RS Fatmawati merupakan rumah sakit milik Kemenkes, bukan milik Pemprov DKI.
"Untuk menghormati adab dan etika, pagi ini berkabar terlebih dahulu kepada Menkes bahwa saya akan mengunjungi rumah sakit yang milik Kemenkes, bukan milik DKI," tulis Anies melalui instagramnya, Kamis (7/1/2021).
Sebelumnya, Anies berbincang dengan Menteri Kesehatan Budi Sadikin tentang kolaborasi penanganan warga yang terpapar Covid-19. Tak lama kemudian, Menkes Budi Sadikin berkunjung ke RS Fatmawati yang telah membangun fasilitas khusus untuk penanganan Covid-19.
"Saya sampaikan, insyaAllah saya juga akan melihatnya," ujar Anies.
Di sana, Anies berkesempatan bersapa dengan pimpinan dan para tenaga kesehatan. Menurut Anies, dalam penanganan pandemi Covid-19, RS Fatmawati dikhususkan untuk merawat pasien dengan gejala sedang dan berat dan telah dilengkapi dengan fasilitas HCU dan ICU terbaik.
"Fasilitas baru sengaja dibangun secara cepat dengan tekonologi baru untuk bisa menangani kasus-kasus Covid-19," imbuhnya.
Yang lebih penting, kata Anies, RS Fatmawati dikawal oleh para tenaga kesehatan yang amat mumpuni dan berdedikasi tinggi.
"Tadi menyempatkan berdiskusi tentang pengalaman di masa pandemi dan tentang situasi terkini. Mereka semua adalah pejuang dan pahlawan kesehatan. Benteng pertahanan terakhir untuk memastikan yang dirawat bisa kembali berkumpul bersama keluarga," jelasnya.
Anies juga berbincang dengan salah satu pasien melalui intercom yang terhubung dengan ruang perawatan isolasi. Di sana, Anies memberi motivasi agar semangat melawan pandemi ini.
Di tengah situasi pandemi saat ini yang sedang dalam keadaan darurat, Anies lantas berpesan kepada masyarakat agar membantu meringankan kerja para tenaga kesehatan sebagai garda terakhir yang menyelamatkan nyawa masyarakat dengan cara menegakkan protokol kesehatan.
"Pemprov DKI akan terus mendorong 3T (tracing, testing, treatment), sementara warga Ibukota diharapkan menjalankan 3M sepenuhnya. Insya Allah, kita akan kalahkan pandemi ini bersama-sama," pungkasnya.
Oleh: Aan Andrian, Warganet