GNPF Ulama OKU Ingatkan Tempat Usaha Yang Diduga Berbau Maksiat, Jangan Coba-Coba Buka Selama Ramadhan
Rabu, 26 Februari 2025
Faktakini.info
GNPF Ulama OKU Ingatkan Tempat Usaha Yang Diduga Berbau Maksiat, Jangan Coba-Coba Buka Selama Ramadhan Dan Tegaskan Siap Monitoring
Baturaja, Sriwijaya Times - GNPF Ulama OKU mengingatkan tempat-tempat usaha yang diduga berbau maksiat seperti hiburan malam karaoke dan bar penyedia PW atau LC yang berkedok karaoke keluarga, warung remang-remang penjual miras dan penyedia wanita penghibur, kemudian panti pijat, salon atau spa plus yang diduga menjajakan prostitusi secara terselubung dan lain sebagainya agar tidak coba-coba buka atau beroperasi selama bulan suci Ramadhan 1446 H. Termasuk juga hotel dan penginapan jangan menerima tamu bukan pasangan suami istri yang sah.
Peringatan tersebut ditegaskan H. Alikhan mewakili GNPF Ulama OKU dan ormas Islam di bawah naungannya pada Selasa sore (25/2/25).
Lebih lanjut H. Alikhan mengungkapkan pada bulan suci Ramadhan tahun 2024 atau 1445 H lalu, Tim GNPF Ulama OKU pernah melakukan monitoring ke tempat-tempat usaha di Baturaja yang diduga disalahgunakan sebagai sarana maksiat, hasilnya ada beberapa usaha tersebut yang masih buka, seperti ; warung remang-remang dan panti pijat.
"Bahkan kami dapati ada warung remang-remang yang dimana beberapa wanita diduga penghibur sudah nongkrong sambil menunggu pelanggannya, termasuk disitu masih menjual miras. Lebih bejatnya lagi, kami menemukan ada wanita panti pijat yang diduga sedang melakukan hubungan seksual dengan pelanggannya," ungkap mantan Ketua DPRD OKU ini.
H. Alikhan mengatakan GNPF Ulama OKU tidak bisa menindak mereka yang melanggar, hanya bersifat memberikan teguran dan peringatan agar tidak mengulangi kembali perbuatannya.
"Temuan-temuan tersebut di lapangan, hanya bisa kami laporkan ke pihak berwenang. Tugas aparat keamanan dan Pemkab OKU lah yang punya kewajiban untuk menindak mereka-mereka yang melanggar," ujarnya.
H. Alikhan berharap pada bulan Ramadhan 1446 H ini tidak ada lagi pelanggaran yang mereka lakukan dan harus sepenuhnya mematuhi himbauan dari pemerintah.
"Insyaa Allah pada bulan Ramadhan ini kami akan lakukan monitoring lagi," pungkasnya.
(Laporan Duan)
https://www.instagram.com/p/DGhXPhwy7Ch/?igsh=MXhueDA4dmJieG40MA==