Sukses, Bukber Korban PIK 2 di PP. Muhammadiyah Jakarta
Selasa, 18 Maret 2025
Faktakini.info
Ust Abu Fayyadh
*SUKSES, Alhamdulillah Hari ini Acara Bukber dengan Masyarakat Korban PIK 2 di PP. Muhammadiyah Jakarta*
Tepat Ba'da Sholat Ashar acara Bukber bersama Bela Rakyat Banten Korban PIK 2 dan Pagar Laut di PP. Muhammadiyah yang bertempat di Aula KH. Ahmad Dahlan di Jalan Menteng Raya berjalan dengan Lancar dan Sukses yang mana dilaksanakan pada Senin, 17 Maret 2025 Ba'da Sholat Ashar dihadiri Warga Korban PIK2 yakni Pak H. Fuad, Koh Charly, Rizky Mahasiswa IMM Tangerang, Kang Kholid Miqdar bahkan ada pula Dr. Sa'id Didu Manusia Merdeka, Wartawan Senior Bang Edy Mulyadi, Teh Menuk Wulandari dari ARM/Aliansi Rakyat Menggugat juga terlihat Adv. Bang Ahmad Khozinuddin, SH serta para Korban PIK2 yang mana Hadir dari daerah Kronjo, Muncung, Dadap Kosambi serta dari Pulau Cangkir pun hadir pula juga dari Keluarga Besar Muhammadiyah pun hadir baik dari KOKAM, LHKP PP. Muhammadiyah, LAZISMU, LHKP PW. Muhammadiyah Banten, Pimpinan Muhammadiyah Banten, MDMC.
Sementara dari Luar yang hadir tolak keberadaan PIK 2 dan Pagar Laut yang selalu membersamai Rakyat Banten ada *Cak Mukhlis Halim* (MADAS – Madura Asli), *Bunda Nisa Siregar* (Medan), *Mak Laela* dan *Ibu Ruqiyah* (Bekasi), *Bang Wanda* (KOKAM – Komando Aksi Angkatan Muda Muhammadiyah, Cirebon, Jawa Barat), *Ibu Turasmi* (Kebumen, Jawa Tengah), dan lainnya yang mana mereka akan selalu berjuang bersama Rakyat Banten karena Banten adalah Pakubuminya Indonesia.
Sementara itu, *Ustadz Abu Fayadh Muhammad Faisal Al Jawy Al Bantani, S.Pd, M.Pd, Gr* juga turut hadir dalam Bukber ini sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat Banten. Ia menegaskan bahwa Wilayah Banten adalah bagian dari Indonesia dan tidak boleh dikuasai oleh kepentingan oligarki.
*"Banten adalah tanah para pejuang, warisan Sultan Ageng Tirtayasa dan Sultan Maulana Hasanuddin. Tidak boleh ada negara dalam negara di sini. Banten bukan tanah untuk naga, tapi tanah untuk Garuda!"* tegasnya.
Masyarakat Akan Terus Mengawal Kasus Ini
Masyarakat Banten menegaskan bahwa mereka akan terus melawan segala bentuk penjajahan oleh oligarki dan tidak akan tunduk pada tekanan pihak-pihak yang ingin menguasai wilayah mereka.
"Kami tidak akan berhenti sampai keadilan benar-benar ditegakkan. Jika hukum masih berpihak pada pemilik modal, maka rakyat sendiri yang akan bergerak, insya Alloh, Takbir Allohu Akbar".
Hasbunalloh wani'mal wakil ni'mal Maula wa'niman natsir.
Dan acara Bukber bersama ditutup dengan sholat Magrib berjama'ah di Masjid lingkungan yang berada di PP. Muhammadiyah Menteng Jakarta Alhamdulillah dan sekaligus Ramah Tamah. Barokallohu fiikum.